Plot Hole Besar dalam Timeline One Piece!

  • Share

Suku Mink merupakan salah satu kelompok atau ras dalam cerita One Piece yang memiliki peran penting dalam ceritanya. Mereka juga memberikan warna tersendiri buat serinya, dimana mereka bukanlah manusia melainkan hewan. Meskipun begitu, mereka memiliki kecerdasan yang dapat dibilang hampir sama dengan manusia, meskipun tingkah dan perilaku mereka masih memperlihatkan sisi binatang mereka.

Suku Mink tinggal di sebuah wilayah bernama Mokomo Dukedom. Wilayah kerajaan ini dipimpin oleh dua orang, yakni Nekomamushi dan Inuarashi. Yang menarik, wilayah Mokomo Dukedom ini berada di atas punggu gajak raksasa bernama Zunesha atau Zou. Mereka sendiri telah terisolasi dengan peradaban manusia sepanjang 1000 tahun. Suku Mink juga merupakan salah satu kelompok yang sungguh kuat.

Mereka memiliki kemampuan Electro, yakni mengeluarkan energi listrik dari dalam tubuhnya. Suku Mink yang terlatih, mampu mengalirkan kemampuan Electro ke berbagai senjata yang mereka gunakan seperti pedang. Dan kekuatan andalan mereka sendiri merupakan transformasi Sulong. Transformasi ini terjadi selagi suku Mink melihat secara langsung bulan penuh.

Dengan mengakses transformasi ini, suku Mink akan melepaskan insting binatang liar mereka yang berakibat pada peningkatan kekuatan, kecepatan, dan serangan mereka. Banyak yang menganggap bahwa suku Mink dalam transformasi Sulong merupakan suku Mink yang sebenarnya. Buat dapat mengakses form Sulong, seorang Mink harus melihat ke arah bulan penuh sampai transformasinya selesai.

Kali transformasi terjadi, bulu atau rambut mereka akan tumbuh dengan lebat dan biasanya akan berubah menjadi putih. Tubuh mereka akan sedikit lebih besar. Form Sulong juga memiliki efek samping yang mengerikan, yang mana bila tidak dilatih secara baik dan benar, seorang Mink yang berubah menjadi form Sulong akan kehilangan kesadaran mereka buat selamanya dan menjadi jahat.

Berbicara tentang form Sulong, ada satu hal yang menarik yang bisa jadi dianggap sebagai “plot hole” oleh sebagian fans. Hal tersebut merupakan tentang bulan purnama atau bulan penuh itu sendiri. Sebagian fans meyakini bahwa Eiichio Oda bisa jadi telah melakukan kesalahan terkait dengan timeline yang ada. Hal ini dilihat dari dua fakta yang muncul di dalam ceritanya.

Fakta pertama merupakan peristiwa bulan penuh merupakan sebuah peristiwa yang terjadi satu kali dalam satu bulan. Kedua, momen Reverie berlangsung sepanjang 7 hari atau satu minggu. Semenjak malam dimana kelompok Topi Jerami kabur dari Whole cake Island, sampai momen penyerangan ke Onigashima, total telah 18 hari yang berjalan di lini masa One Piece.

Bagaimana hal tersebut dapat diketahui? Pertama, pada malam kelompok Topi Jerami kabur dari Whole Cake Island, sedang terjadi peristiwa bulan purnama. Carrot dan Pekoms sendiri kemudian berubah ke form Sulong mereka. Hal ini diperlihatkan di chapter 888 dan 897. Kedua, pada esok paginya, kabar tentang apa yang terjadi di WCI menyebar ke seluruh dunia, dan kita kemudian tahu bahwa dalam dua hari kedepan Reverie akan segera dimulai.

Hal tersebut dapat dilihat di chapter 903 dan 904. Kemudian yang ketiga, 2 hari kemudian, kabar tentang dimulainya momen Reverie muncul, di waktu yang sama dengan kelompok Topi Jerami tiba di Wano. Hal ini dapat dilihat di chapter 910. Pada hari itu kebetulan bertepatan dengan hari ulang tahun Tama, semua hal yang terjadi di Okobore Town dan Kuri, serta pertemuan Luffy dan kru Topi Jerami, serta Kinemon yang menceritakan perihal sosok Oden serta waktu penyerangan, yang semuanya terjadi dalam dua minggu kedepan. Hal ini dapat dilihat di chapter 920.

Seusai Luffy menghadapi Kaido, dia kemuian dikirim ke penjara Udon dan tinggal disana sepanjang beberapa hari, sampai babak kedua dimulai. Dalam chapter 925 juga kita melihat sosok Blackbeard, yang mengatakan pada Moria bahwa 4 hari telah berlangsung semenjak Reverie dimulai. Kemudian muncul berita besar perihal Sabo, yang mana kabar tersebut muncul sekitar satu minggu semenjak Reverie selesai.

Di malam yang sama selagi penyerangan ke Onigashima dimulai, bulan purnama atau bulan penuh kembali terjadi. Para suku Mink yang ikut bertempur kemudian berubah ke form Sulong mereka dan menghadapi kelompok Beasts. Berdasarkan semua penjelasan di atas, artinya ada jeda 18 hari semenjak bulan purnama terakhir. Padahal, seharusnya bulan purnama baru muncul sesudah 1 bulan sejak bulan purnama terakhir di WCI.

Apakah artinya lupa tentang hal ini, sehingga menimbulkan lubang cerita dalam lini masanya? Atau justru One Piece memiliki aturan yang berbeda? Banyak yang berpendapat bahwa One Piece memiliki enam bulan, sehingga bisa jadi proses terjadinya bulan purnama dapat lebih cepat. Kalau memang begitu, bulan yang mana yang muncul pada momen di WCI? Dan bulan yang mana yang muncul dalam penyerangan di Onigashima? Tampaknya Oda Sensei dapat memberikan jawaban tentang hal ini di kemudian hari.

SUBSCRIBE US, CLICK:

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *