Pengaruh Video Game pada Kesehatan Mental: Baik atau Buruk?

  • Share

Video game dan Kesehatan Mental memiliki ikatan yang kuat. Sebagai orang yang memiliki hobi menginvestasikan waktu di dunia virtual sembari berpetualang, dan merasakan berbagai pengalaman, akan tiba masanya di mana Anda akan  lebih memilih bermain video game ketimbang melakukan aktivitas apapun. Mulai dari alasan yang sungguh sederhana; entah karena hendak mencari hiburan, bersantai dari pekerjaan, malas keluar rumah, menghabiskan waktu luang, hingga alasan yang lebih berat ialah melarikan diri dari realita. Bermain game dapat menjadi hal yang berbahaya.

Video game dan kesehatan mental

via technobuffalo

Realita yang cenderung pahit dan kelam terkadang menyebabkan beberapa orang lebih memilih melarikan diri, menolak kenyataan dengan mencari kesenangan dengan berbagai media; salah satunya video game. Kisah epik game RPG seperti The Witcher 3, The Elder Scroll V: Skyrim, dan Zelda: Breath of The Wild memberikan pengalaman fantasi berpetualang di dunia nan luas, kisah penuh aksi menembak seperti DOOM, Killing Floor 2, serial Call of Duty dan Battlefield memberikan aksi intens yang meningkatkan adrenalin, hingga kisah menyentuh game Adventure seperti The Walking Dead, Life is Strange, dan Gone Home, semua memberikan satu hal yang sungguh jelas, dunia alternatif di mana Anda dapat merasakan kesenangan, tenggelam dalam kisah dan pengalaman, serta merasakan apa yang dirasakan karakter yang Anda mainkan.

The witcher 3 video games

Dunia luas yang menanti buat dieksplorasi via totemtoast.wordpress

 

 

 

 

 

Menurut data statistik yang dikutip Jane McGonigal via Polygon, ada 300 juta menit sehari waktu yang dihabiskan pemain dalam Angry Birds dan 170 jam per tahun sudah dihabiskan oleh setiap pemain Call of Duty. Hal itu menjadi poin penting yang menjelaskan bahwa ada banyak orang yang memilih bermain game secara berlebihan demi melarikan diri dari realita atau yang dalam istilah psikologi disebut eskapisme.

Kesehatan mental dan video game

Bermain game berlebihan tidak akan membawa kebaikan via psychbytes

Eskapisme itu sendiri sungguh lekat kaitannya dengan berbagai ancaman kesehatan mental seperti: hilangnya percaya diri, gangguan kecemasan, pola makan dan tidur yang tidak teratur, kecanduan alkohol dan obat terlarang hingga gejala depresi.

Walaupun terdengar sungguh parah, kesehatan mental seseorang juga dapat diobati dengan video game. Dikutip dari sebuah jurnal via National Institute of Health Video game dengan genre Action dapat mengurangi berbagai gejala mental yang dapat berujung pada depresi.

Jane McGonigal juga mengatakan via TED bahwa video game dapat membuat dunia menjadi lebih baik. Hal-hal yang kita lakukan dalam game seperti motivasi, investasi waktu, dan perasaan puas dalam mendapat reward dapat diaplikasikan dalam kehidupan bersama. Bayangkan saja saat Anda harus mengalahkan bos kuat seperti Deviljho dalam game Monster Hunter; Anda diwajibkan buat mempersiapkan diri mulai dari equipment, skill hingga bantuan player lain. Di kali itulah sebenarnya kemampuan problem solving Anda diuji, walaupun masih berupa kegiatan dunia virtual.

Menurut Engadget, rata-rata waktu yang dihabiskan anak yang bermain game hingga berumur sekitar 21 tahun merupakan 10.000 jam. Sedangkan rata-rata lama pendidikan di AS mulai dari kelas 5 hingga lulus merupakan 10.080 jam. Dari angka tersebut tentu jelas terlihat bahwa rata-rata pemain video game telah sungguh ahli dan piawai memainkan apa yang mereka suka.

Dari angka di atas didapat bahwa generasi gamer zaman sekarang sebenarnya memiliki beberapa kemampuan yang dapat membantu kehidupannya. Misalkan saja dengan salah satu game MMORPG, seperti Black Desert Online, pemain akan terus berada pada banyak aktivitas entah itu terus mencari item langka buat dijual, bergabung dan aktif dalam mengelola guild, hingga grinding berjam-jam demi leveling karakter, semua hal tersebut sebenarnya memiliki arti penting dalam pembentukan karakter; optimisme, konsistensi, cara bersosialisasi, hingga produktivitas nan tinggi menunggu buat diterapkan kepada kehidupan sehari-hari.

Video game dan kesehatan mental

Raid boss yang harus dikalahkan beramai-rami dalam Black Desert Online via i1.wp

Video game bersifat bak pedang bermata dua; ada sisi baiknya dan ada sisi buruknya terhadap kesehatan mental. Kesenangan bermain yang ditawarkan membuat Anda melarikan diri dari kenyataan yang keras kepada dunia virtual penuh petualangan. Lewat bermain game, Anda juga mendapatkan dorongan yang berarti yang menunggu Anda buat mengaplikasikannya di kehidupan sehari-hari.

Your life, your choice.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *