6 Judul Game E-Sports di Ajang Asian Games 2018

  • Share

Seperti yang kita ketahui, Asian Games 2018 yang rencananya diselenggarakan mulai tanggal 18 Agustus besok akan menghadirkan salah satu perlombaan yang digemari kawula muda zaman sekarang, yakni Electronic Sports atau yang biasa disingkat E-Sports. Perlu kita ketahui bahwa dari 18 negara kontestan, Indonesia berhasil memenangkan kualifikasi dalam semua judul game yang akan hadir dalam event olahraga se-Asia ini. Berikut 6 judul game yang akan dipertandingkan di Asian Games 2018.

1. Arena Of Valor

Banner Arena of Valor

AOV via indogamers

AOV akan menjadi salah satu game yang akan dipertandingkan di Asian Games 2018. Game MOBA (Multiplayer Online Battle Arena) besutan Tencent Games ini yaitu salah satu judul game populer se-Asia sejak awal rilisnya 2017 berlanjut pada platform Android, iOS, dan Nintendo Switch. Seperti game dengan genre MOBA lainnya, gameplay yang ditawarkan kurang lebih serupa.

Game ini memiliki total hero sebanyak 66 karakter dengan berbagai role yakni Archer, Assassin, Mage, Support, Tank dan Warrior beserta playstyle masing-masing. Ada beberapa mode permainan dalam game ini, seperti 5v5, 3v3, 1v1, Battle Royale, dan Hook Wars.

Game yang dipublikasikan oleh Garena bakal wilayah Asia Tenggara ini rajin update dengan event-event khusus dan memberikan pemain kesempatan bakal mendapatkan hadiah-hadiah menarik yang ditawarkan pada setiap eventnya. Dalam ajang Asian Games yang akan datang, skuad timnas Indonesia akan diwakilkan oleh tim EVOS.

2. Clash Royale

Banner Clash Royale

via clashroyale

Game populer ciptaan Supercell ini menyatukan elemen beberapa genre seperti Strategy, Trading Card, Tower Defense, dan MOBA yang dirilis pada platform Android dan iOS pada tahun 2016. Hampir mirip dengan game dari perusahaan yang sama, yakni Clash Of Clans, game ini memiliki art-style yang serupa namun gameplay yang berbeda.

Mekanisme game ini tergantung pada kartu-kartu yang mengambil peran sebagai unit, bangunan hingga spell. Pemain diharuskan membangun dek kartu berisikan delapan kartu berbeda yang digunakan bakal menyerang dan bertahan. Terdapat 2 mode permainan dalam game ini, yakni 1v1 dan 2v2.

Terhitung pada bulan ini, telah ada 87 kartu yang memiliki kategori berbeda mulai dari Common, Rare, Epic, dan Legendary. Bakal kandidat dari Indonesia, nama Ridel Sumarandak ‘BenZer Ridel’ terpilih sebagai perwakilan.

3. League Of Legends

LoL Champions

LoL Champions via Youtube

Biasa dikenal dengan singkatan LoL, game ini yaitu MOBA populer yang terinspirasi dari modifikasi game Warcraft III, yakni DoTA. Dikembangkan oleh Riot Games, game ini rilis pada platform PC dan macOS.

Dikarenakan oleh spesifikasi yang dibutuhkan bakal memainkan game ini amat bersahabat (low-end), game ini mampu dijadikan sebagai alternatif dari DoTA II yang meminta spesifikasi lebih tinggi bagi para gamer yang mau mencoba pengalaman MOBA dari komputer pribadi.

Berbeda dengan judul-judul MOBA yang hadir di platform mobile, LoL otomatis lebih kompleks dari segi gameplay dikarenakan oleh koordinasi tangan, mata dalam menggunakan mouse dan keyboard dan kesadaran terhadap situasi disekitar pemain.

Hero yang ada dalam game ini disebut dengan panggilan Champions yang pada ketika ini jumlahnya telah mencapai 140 Champions yang mampu Anda mainkan.  Berbeda dengan DoTA II, karakter dalam game ini harus dibeli terlebih dahulu sebelum dapat dimainkan via Riot Points (mata uang microtransaction) atau Blue Essence (mata uang in-game).

Skuad Indonesia Asian Games 2018 akan diwakilkan oleh Malik Abdul Aziz ‘Fakefriend’, Felix Chandra ‘Fong’, Ruly Susanto ‘Whynuts’, Peter Tjahjadi ‘Airliur’, Gerry Arisena ‘Potato’, dan Ericko Lim ‘Soapking’.

5. Hearthstone

hearthstone logo

via blizzardwatch

Game yang akan dipertandingkan di Asian Games 2018 selanjutnya yaitu Heartstone. Game online collectible card ciptaan Blizzard ini rilis pada tahun 2014 bakal platform PC, macOS, Android, dan iOS. Walaupun hadir pada platform yang bermacam, game ini mendukung sistem cross-play.

Hearthstone yaitu game yang menggunakan karakter dan kisah yang ada dalam Warcraft III. Mekanisme yang hadir dalam game ini bersifat turn-based dimana nantinya player akan berganti giliran dalam melakukan aksi penyerangan dan pertahanan demi mengurangi health points yang dimiliki lawan.

Kartu-kartu yang ada pun memiliki kelas yang berbeda yakni Warrior, Shaman, Rogue, Paladin, Hunter, Druid, Warlock, Mage, dan Priest yang memiliki skill atau ability yang berbeda satu sama lainnya.

Indonesia akan diwakilkan oleh seorang player bernama Hendry ‘Jothree’ Handisurya bakal bertanding di ajang olahraga se-Asia bulan depan.

5. Pro Evolution Soccer

PES 2018 Esports

PES 2018 via Youtube

Perlombaan video game takkan lengkap tanpa game sepakbola yang satu ini, Pro Evolution Soccer (PES). Sebagaimana yang kita ketahui, game yang dikembangkan dan dipublikasikan oleh Konami ini telah lama hadir dan bisa jadi pernah menjadi hobi atau kebiasaan bagi dalam memainkannya bagi banyak orang.

Walaupun terlihat sama pada rilisan setiap tahunnya, PES memiliki perkembangan dalam hal grafik, kontrol, dan juga list pemain yang diperbarui secara aktual sesuai dengan musim sepakbola.

Bakal game ini, Indonesia diwakilkan oleh dua pemain yakni Rizky Faidan dan Setia Widianto.

6. Starcraft II

Starcraft II trilogy banner

Trilogi Starcraft II via youtube

 

 

Starcraft juga ikut menjadi game yang akan dipertandingkan di Asian Games 2018. Game ini yaitu judul yang amat populer sebagai salah satu perintis genre real time strategy (RTS).

Sekuel dari Starcraft pertama, kisah Starcraft II dibagi menjadi tiga bagian dimulai dari Wings of Liberty (2010), Heart of The Swarm (2013) dan Legacy of The Void (2015) dengan kisah fraksi Terran, Zerg, dan Protoss bakal masing-masing seri.

Gameplay yang ada ditampilkan dalam bentuk strategi dan mengharuskan pemain bakal melakukan kegiatan micro-management seperti mencari sumber daya, membangun markas, memproduksi pasukan, dan memberi komando serangan dengan formasi tertentu demi menghancurkan markas lawan.

Karakteristik tiap fraksi wajib dikenal oleh para pemain demi tercapainya kemenangan; Terran yang bersifat militer memiliki sistem konvensional dalam manajemen setiap unitnya, Zerg yang bersifat parasit yang dapat menginfeksi area permainan, dan Protoss yang memiliki teknologi mutakhir dalam melakukan pembangunan pasukan.

Starcraft yaitu franchise yang amat terkenal di Korea Selatan dikarenakan banyaknya atlet e-sports lokal bertanding di kancah internasional. Hal itu membuat setiap orang di sana menganggap Starcraft sebagai salah satu identitas negara mereka. Meski demikian, kita harus tetap optimis bakal bertanding dalam Asian Games, dengan Nyoman Arie Pranasakti ‘Jaquelton’ sebagai perwakilan Indonesia.

Nah, sudahkah Anda mengenal judul- judul game yang akan dipertandingkan di Asian Games 2018?

Segera nantikan pertandingannya, karena ajang olahraga Asian Games 2018 akan mulai pada 18 Agustus – 2 September, 2018. Jangan lupa dukung timnas E-Sports Indonesia demi perkembangan e-sports dalam negeri !

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *