Mengenal Para Bounty Hunter di One Piece!

  • Share

Seri One Piece adalah seri manga dan animasi yang sudah tayang sejak tahun 1990an sampai saat ini. Ceritanya sendiri berpusat pada Monkey D. Luffy dan kru topi jeraminya yang berpetualangan untuk mencari harta karun terbesar diseri tersebut. Dalam serinya, para bajak laut merupakan penjahat yang diburu oleh pemerintah ataupun pihak angkatan laut.

Karena sebagian bajak laut tidak bisa hadapi oleh angkatan laut dan pihak pemerintah, akhirnya mereka pun mengeluarkan sebuah nilai buruan atau bounty bagi para bajak laut tersebut baik itu hidup atau mati. Dan inilah yang kemudian memperkenalkan kita pada sebuah pekerjaan menarik, yaitu pemburu nilai buruan atau bounty hunter.

Profesi pemburu nilai buruan ini sebenarnya sudah sejak awal diperkenalkan di serinya. Roronoa Zoro dulunya adalah seorang pemburu bajak laut, menjadi bagian dalam sebuah kelompok pemburu bajak laut, sebelum kemudian bergabung bersama Luffy. Sayangnya, saat ini, profesi tersebut sudah mulai “dilupakan” seiring berjalannya cerita dan juga fokus dari timelinenya.

One Piece: 10 thợ săn tiền thưởng trong thế giới hải tặc, hầu hết đều có mối quan hệ với băng Mũ RơmAda beberapa kelompok sebenarnya yang menjadi bagian dari pemburu bounty. Pertama, mereka adalah The East Group. Kelompok ini beranggotakan Zoro, Johnny, dan Yosaku. Kemudian Baroque Works. Kelompok yang dipimpin oleh Crocodile ini mungkin lebih dikenal sebagai kelompok yang bergerak untuk mengkudeta wilayah Alabasta. Namun, salah satu pergerakan dari kelompok ini selain memunculkan kerusuhan di Alabasta adalah menjadi kelompok pemburu bounty.

Dibandingkan kelompok lainnya, bisa dibilang Baroque Works adalah kelompok pemburu bounty yang paling profesional. Mereka memiliki banyak agen, serta mereka juga bekerja secara profesional. Kemudian Franky Family atau keluarga Franky. Ini adalah kelompok yang dibuat oleh Franky yang ada di Water 7. Mereka tadinya adalah para penjahat di wilayah Water 7 sebelum kemudian direkrut oleh Franky.

Tugas mereka biasanya adalah melepaskan bagian kapal lalu menjualnya. Namun, disebutkan juga mereka bekerja sebagai pemburu bounty. Kemudian Minoruba dan Kairiken. Kedua orang ini adalah sosok yang menyerang Luffy ketika berada di Sabaody. Meskipun singkat, diperlihatkan bagaimana kelompok Topi Jerami diserang oleh para pemburu bounty berkat nilai buruan mereka yang meningkat.

Assistir One Piece: Temporada-8-Episódio-233 em FullHD, HD e SDFlying Fish Riders merupakan kelompok lain yang bergerak sebagai pemburu bounty. Mereka sebenarnya adalah kelompok penculik, yang juga meminta tebusan. Salah satu target mereka biasanya adalah orang-orang yang memiliki nilai buruan. Ini adalah kelompok yang dipimpin oleh Duval. Setelah mereka bertemu dengan Topi Jerami, kesalahpahaman yang terjadi sebelumnya akhirnya bisa diselesaikan. Mereka juga bahkan sekarang berada di pihak Luffy.

Yang lainnya adalah Abdullah, Jeet, dan Jean Ango. Mereka adalah bagian dari kontestan yang ikut dalam pertarungan di Colosseum. Jean Ango adalah sosok yang menarik, karena dia juga berhasil kabur dari Impel Down dan mulai memburu bajak laut. Terakhir adalah Yeti Brothers. Mereka adalah pembunuh bayaran yang bekerja untuk Caesar. Meskipun begitu, mereka juga sering mengejar target yang memiliki nilai buruan.

Shichibukai Adalah “Kelompok Pemburu Bounty” Milik Angkatan Laut?

Salah satu kritik dari para fans mengenai kelompok pemburu bounty adalah kurangnya relevansi plot yang muncul, yang berkaitan dengan kegiatan perburuan bajak laut. Memang tidak bisa disalahkan, mengingat Oda berfokus pada cerita Luffy. Namun, yang menarik adalah Oda juga sepertinya menghadirkan sebuah kelompok yang bekerja mirip seperti pemburu bounty, namun tidak ada embel-embel tersebut dalam diri mereka.

Mereka adalah Shichibukai. Kelompok Shichibukai bekerja dibawah pihak angkatan laut, dan memiiliki tugas sebagai penyeimbang kekuatan di dunia. Di sisi lain, mereka juga bertugas untuk menangkap atau memusnahkan bajak laut yang memang menjadi incaran Pemerintah Dunia atau angkatan laut. Yang berbeda adalah mereka tidak mendapatkan imbalan uang untuk hal tersebut melainkan mendapatkan akses untuk bergerak kemanapun tanpa batas.

Dengan kemampuan yang mereka miliki, mengapa mereka tidak menjadi seoranng pemburu bounty? Bukankah mereka bisa mendapatkan uang banyak? Para Shichibukai adalah orang yang tidak terlalu termotivasi dengan uang. Misalnya, Mihawk tidak pernah tertarik untuk menjadi kaya. Dia lebih memilih untuk menyendiri dan fokus mencari lawan yang seimbang baginya.Sand versus Sea: A review of The Desert Princess and the Pirates – Adventures in AlabastaDoflamingo lebih fokus untuk bisa kembali menjadi bagian dari kaum naga langit, dan menjadi penguasa dunia, dibandingkan harus menjadi seorang bounty hunter. Intinya, mereka memiliki tujuan dan “urusan” mereka masing-masing sehingga para Shichibukai tidak tertarik untuk menjadi seorang pemburu bounty. Bagaimana dengan para kaisar samudera alias Yonko?

Yonko berada di level tertinggi dalam dunia bajak laut, sehingga kecil kemungkinan mereka juga bekerja sebagai pemburu bajak laut. Diantara keempat Yonko, Kaido mungkin adalah sosok yang mendekati seorang pemburu bounty. Dia dan kelompok Beast mengejar bajak laut yang mengincarnya. Namun, Kaido tidak akan membunuh sosok tersebut dan lebih memilih untuk merekrutnya, jika mereka memang kuat.

Tema bajak laut dan juga para pemburu bajak laut atau nilai buruan, dalam cerita One Piece saat ini memang sudah sangat jarang diperlihatkan. Meskipun begitu, sebenarnya tanpa disadari cerita yang ada sampai saat ini memiliki keterkaitan dengan perburuan bajak laut atau pemburu bounty. Namun, seperti yang disebutkan di atas, karena fokusnya adalah sosok Monkey D. Luffy dan bagaimana dia menjadi seorang raja bajak laut, tema tentang pemburu bounty sedikit berkurang. Kita nantikan saja ya Geeks apakah Oda akan kembali menghadirkan elemen ini dalam cerita.

SUBSCRIBE US, CLICK:

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *