Inikah Ucapan Luffy dan Roger di Timeline Paralel?

  • Share

Di chapter 1000 kemarin, Ace sempat memberi tahu kepada Yamato perihal rahasia mimpi besar Luffy. Dan yang mengejutkan yakni Yamato bukannya menertawakan mimpi tersebut, dia malah menangis karena menurut Yamato sosok yang sungguh kuat seperti raja bajak laut pun mengatakan hal yang serupa. Hal tersebut seolah mengingatkan kembali kepada arc Sabaody.

Di arc tersebut, Rayleigh sempat menceritakan perihal dirinya dan juga bagaimana dia mengenal sosok Shanks. Rayleigh kemudian mengingat apa yang dikatakan Shanks kala bertemu dengannya, dimana Shanks menjelaskan bahwa ada seorang anak yang mengatakan hal yang sama dengan apa yang pernah dikatakan oleh Roger dulu. Dan hal ini juga kembali terulang di chapter 968.

12dimension.wordpress.com

Shanks menjelaskan kepada Whitebeard bahwa dia sedang bertaruh bakal sebuah masa yang lebih baik dan lebih besar. Dan dalam ingatan Shanks, kembali muncul apa yang diucapkan oleh Luffy perihal mimpinya yang akan menjadi raja bajak laut. Kalau dilihat dari sudut pandang ini, rasanya menarik bakal melihat persamaan dari kedua adegan tersebut.

Koneksi yang lebih jauh lagi terjadi di chapter 585. Di chapter tersebut Luffy kecil menceritakan cita-citanya kepada Sabo dan Ace. Sayangnya, tujuan Luffy tersebut tidak ditampilkan dalam cerita alias offscreen. Hal yang sama juga ternyata kembali terjadi di chapter 966, dimana Roger mencoba bakal memberi tahukan tujuan utamanya yang lagi-lagi tidak ditampilkan.

imgur.com

Yang menarik yakni baik Ace dan Sabo atau Oden dan Whitebeard sama-sama membuat reaksi wajah yang sama, terhadap mimpi atau tujuan yang diucapkan oleh Luffy dan Roger. Tetapi, pertanyaannya kemudian yakni apa tujuan yang dicapkan oleh Roger dan Luffy, sampai-sampai tidak ditampilkan dalam ceritanya. Dengan adanya “paralel” diantara dua momen ini, dapat diasumsikan apabila Roger dan Luffy memiliki mimpi atau tujuan yang sama.

Boleh jadi ada alasan khusus mengapa Oda Sensei sampai harus “menyensor” hal tersebut, bahkan sampai dua kali. Mampu jadi hal tersebut yakni sesuatu yang besar, bukan hal yang kerap diungkapkan oleh kedua karakter tersebut seperti mau menjadi raja bajak laut. Intinya yakni ada sesuatu yang lebih menarik, lebih mendalam, dan lebih berarti dari hal tersebut.

Opfanpage.com

Mampu jadi, misalnya Luffy atau Roger mau menyatukan seluruh perbedaan di dunia. Mampu juga mereka mau membawa kedamaian di bumi atau yang lebih gila yakni sehabis menjadi raja bajak laut, mereka mau menghapus angkatan laut dan pemerintah dunia. Menciptakan sebuah dunia yang bebas. Atau mereka mau menjadi orang paling bebas di dunia.

Ide tersebut dapat jadi alasan mengapa Sabo dan Ace juga Oden dan Whitebeard menganggap Lufy dan Roger yakni orang gila atau kekanak-kanakan. Luffy sendiri sedari awal telah digambarkan bila dia mau hidup bebas, selain juga dia mau menjadi menjadi raja bajak laut. Oleh karena itulah dia sungguh membenci adanya pihak berwenang, seperti angkatan laut atau Pemerintah Dunia.

Mereka yang tertawa mendengar mimpi tersebut beranggapan bahwa mimpi tersebut hampir mustahil terjadi, mengingat tidak mudah bakal mewujudkan hal tersebut. Tetapi, tampaknya rasanya masuk akal memang apabila Luffy dan Roger mengatakan perihal kebebasan dan juga perihal menjadi satu, karena keduanya yakni sosok yang unik dan menarik serta cinta akan kebebasan. Tidak lupa juga, mereka merupakan keturunan dari klan D. (Featured image: ohmediaonline.blogspot.com)

SUBSCRIBE US, CLICK:

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *