Inikah Klan Zoro yang Sebenarnya?

  • Share

Semasa ini, cerita tentang keluarga rajin menjadi salah satu misteri besar dalam cerita One Piece. Sampai masa ini, kita masih belum tahu siapa keluarga lengkap Luffy atau sanji, meskipun kita telah diperkenalkan dengan kerajaan Germa 66 atau sosok Dragon dan Garp. Kita juga sampai masa ini belum tahu, mengenai keluarga dari Roronoa Zoro.

Sejak arc Wanokuni dimulai, banyak para fans yang mulai berspekulasi kalau Zoro memang memiliki koneksi dengan Wano dan para samurai disana. Para fans juga memunculkan teori kalau Koushiro yaitu Denjiro yang menyamar. Semua hal itu wajar karena ada beberapa petunjuk yang mendukung, seperti lambang pada pakaian Koushiro yang mirip dengan lambang salah satu keluarga elit di Wano, Shimotsuki.

Arc Wanokuni mulai mengungkap beberapa aspek dari masa kemudian Zoro yang tidak kita ketahui. Pertama yaitu dia mengetahui mengenai dialek kuno wilayah Kuri, wilayah yang ditaklukan oleh Kozuki Oden. Salah satu kata yang diucapkan yaitu “Snatch” atau “Sunacchi” dalam pelafalan bahasa Jepang.

Twitter.com

Kata tersebut digunakan selagi Zoro dan Momonosuke sedang berlatih pedang bersama. Menurut Momonosuke (dan para penduduk Wano), kata tersebut termasuk kata yang kurang pantas dan dilarang. Selain itu, telah jarang juga orang yang mengatakan kata tersebut. Hal itulah yang membuat O-Kiku kaget selagi Momonosuke mengatakan kata itu.

Selain kata, Eiichiro Oda juga memasukan elemen lainnya yang berkaitan dengan masa kemudian Zoro. Oda sensei mengkonfirmasi bila masyarakat Wano yang dulu sempat kabur dari negaranya, pindah ke East Blue. Hal ini dikonfirmasi dalam kolom SBS Vol.92. Kemudian hal tersebut juga didukung oleh perkataan Tenguyama selagi dia menjelaskan mengenai pedang Enma kepada Zoro.

Menurut Tengu, seorang pandai besi dari klan Shimotsuki pergi meninggalkan Wano dan tinggal di East Blue. Sesampainya disana, dia kemudian membentuk sebuah desa yang kemudian menjadi desa tempat tinggal Zoro (Shimotsuki Village), dan disana dia pun membuat pedang Wado Ichimonji yang kemudian pedang tersebut diberikan kepada para penerus keluarga Zoro.

Read Manga One Piece - Chapter 953 - Once upon a fox - Read Manga Online - Manga Catalog №1
Mangaread.org

Dalam salah satu chapter, kita juga mendapatkan sejarah singkat mengenai status dari klan Shimotsuki di Wano seperti yang dijelaskan oleh Kawamatsu dalam adegan flashback. Menurut penuturan Kawamatsu, klan Shimotsuki merupakan klan yang terpandang selain Kozuki di negara Wano. Klan Shimotsuki menjadi terpandang dan penting karena keluarga mereka merupakan penguasa dari pelabuhan yang legal di negara Wano.

Namun, kemudian diketahui bila klan Shimotsuki sendiri melanggar peraturan yang ada di Wano dan memilih buat pergi. Berdasarkan hal tersebut dapat ditebak bila mereka menggunakan cara yang tidak legal buat pergi dan keluar dari Wano. Bisa jadi hal ini ada kaitannya dengan pantai kuri dan air terjun yang hampir setiap bajak laut gunakan selagi menuju Wano – sama halnya dengan Luffy.

Anggota klan Shimotsuki pergi dari Wano sekitar 50 tahun yang kemudian, selagi Kuri masih berupa wilayah yang tidak memiliki hukum. Oleh karena itu, wajar bila kemudian mereka dapat pergi dan keluar Wano sesuka hati. Ini juga yang dapat menjadi petunjuk mengapa Kiku kaget mendengar Momonosuke mengucapkan kata yang dianggap tabu. Karena, kalimat tersebut biasa diucapkan di abad tersebut yang kemudian diajarkan kepada Zoro.

Libraryofohara.com

Eiichiro Oda akhirnya mengkonfirmasi tentang teori dan spekulasi tersebut dalam pojok SBS di volume 96 kemarin. Seperti yang dikutip dari Library of Ohara, dalam SBS tersebut seorang fans bertanya apakah para karakter “shimotsuki” ada kaitannya dengan desa tempat lahir Zoro. Hal ini diperkuat dengan Zoro yang mengajari Momo kata Sunachhi, yang membuat semuanya akhirnya terasa masuk akal.

Menurut Oda, Shimotsuki Kouzaburo yaitu anggota pertama dari klan Shimotsuki. Sehabis dia membuat pedang Enma dan memberikannya kepada Kozuki Oden, dia pun kemudian kabur dari wilayah Wano sekitar 55 tahun yang kemudian. Dia tidak sendirian. Para samurai Wano lainnya pun keluar dari Wano dan berpetualang.

Mereka pun tiba di wilayah East Blue dan akhirnya mereka menyebar ke wilayah tersebut. Mereka kemudian membantu warga sekitar buat mengalahkan para bandit gunung yang sering menyerang. Para penduduk kemudian diajari buat menggunakan pedang, sampai akhirnya mereka menjadi mahir. Shimotsuki Kouzaburo pun akhirnya memutuskan buat menetap disana, menikah dengan penduduk disana dan akhirnya terbentuklah desa Shimotsuki. Beberapa tahun kemudian Koushiro pun lahir dan kemudian Kuina lahir. Intinya, Koushiro merupakan anak dari Shimotsu Kouzaburo dan Kuina merupakan cucunya.

Jadi, “kakek tua” yang sempat disebutkan oleh Zoro masa itu di chapter 922 merupakan Shimotsuki Kouzaburo. Apakah artinya Zoro memang merupakan keturunan dari keluarga Shimotsuki? Karena, besar tampaknya bahwa ayah dari Zoro merupakan salah satu klan Shimotsuki dari Wano yang ikut kabur bersama rombongan lainnya.

Sayangnya Oda Sensei tidak memberi tahu lebih lanjut mengenai hal ini. Namun, meskipun begitu setidaknya kita tahu bahwa memang desa Shimotsuki dibangun oleh seorang penduduk Wano, salah satu klan keluarga terpandang di Wano ialah klan Shimotsuki yang diduga kuat yaitu klan asal dari Roronoa Zoro. (Featured Image: wallpaperaccess.com)

SUBSCRIBE US, CLICK:

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *