Naruto Sekarat, Konoha Gawat Darurat!

  • Share

Efek yang ditimbulkan dari transformasi terbaru milik Naruto, Baryon Mode, nampaknya bukan hanya berbahaya bagi penggunanya saja namun juga bakal semua orang, khususnya desa Konoha. Pasalnya, dengan Naruto yang tidak sadarkan diri dan dalam kondisi sekarat, desa Konoha menjadi terbuka bakal diserang. Ini artinya desa Konoha berada dalam situasi yang bahaya.

Pertarungan melawan Isshiki Otsutsuki benar-benar membuat Naruto harus mengorbankan semua yang dia miliki, termasuk nyawanya. Sedari awal telah diperlihatkan bahwa Isshiki memiliki kemampuan yang jauh lebih dahsyat dibandingkan Naruto dan Sasuke. Tidak ada satupun serangan yang mereka lancarkan tentang sosok Isshiki. Yang ada justru mereka yang terus menerima serangan.

Kondisi tersebut membuat Naruto frustasi, yang mana akhirnya dia menyetujui “kesepakatan” yang diajukan oleh Kurama bakal menyatukan chakra miliknya dan juga chakra Kurama. Hasil kombinasi tersebut benar-benar amat luar biasa, yang kemudian kita ketahui sebagai transformasi Baryon Mode. Ini merupakan transformasi dan kemampuan terkuat Naruto sepanjang seriesnya.

Namun, tentunya hal itu ada konsekuensinya. Karena Naruto menggunakan chakra dalam tubuhnya dalam jumlah besar, Naruto tidak sanggup bertahan lama dalam form ini. Dia pun kemudian tidak sadarkan diri, seperti diperlihatkan di chapter 54 kemarin. Hal ini tentunya membuat para fans penasaran, apa yang terjadi pada tubuh Naruto. Yang pasti Naruto dalam kondisi sekarat dan tidak akan sanggup sadar dalam beberapa hari.

Twitter.com

Seperti ditulis di artikel sebelumnya, Naruto sepertinya akan terkena penyakit aneh seperti dalam novel Sasuke Retsuden, yang akan membuat Sakura dan Sasuke pergi menjalani misi bakal mencari obatnya. Dan dengan kondisi Naruto tersebut sanggup dipastikan kondisi keamanan dan politik Konoha tidak akan stabil. Apabila situasi tidak stabil, kemudian hal ini sanggup dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang hendak merusak perdamaian yang dibangun Naruto.

Shikamaru, sebagai penasihat Hokage, kayanya besar akan ditunjuk sebagai pelaksana tugas menggantikan Naruto. Dan seperti yang kita ketahui, Shikamaru memiliki pendapat dan pendekatan yang berbeda dalam menangani sebuah masalah. Situasi ini juga sanggup jadi akan menjadi celah bagi pihak-pihak tertentu bakal menyerang Konoha atau memulai kembali peperangan.

Tidak semua orang setuju dengan perdamaian yang diusulkan oleh Naruto. Sebagian masih ada yang keberatan dengan ide tersebut, karena mereka merasa dendam atas apa yang terjadi sebelumnya. Bukan hanya dari luar desa Konoha, ancaman juga sanggup saja muncul dari dalam desa. Seperti halnya sosok Danzo dalam seri Naruto, dimana dia merencanakan sebuah kudeta terhadap Hokage.

Genpi.co

Bukankah masih ada sosok Sasuke yang sanggup menjadi pengganti Naruto? Memang benar, namun ada beberapa alasan mengapa Sasuke tidak akan mau mengisi posisi Naruto. Pertama, Sasuke merasa bahwa itu bukan keahliannya dan dia juga merasa tidak pantas atas posisi tersebut. Sasuke masih merasa berdosa atas apa yang telah dia lakukan di masa lalunya. Karena itu, dia kayanya akan menolak posisi tersebut.

Kedua, kekuatan Sasuke tidak lagi sama seperti dulu. Kekuatan Sasuke di seri Boruto telah cukup banyak mengalami penurunan kekuatan, dengan hilangnya sebagian lengannya. Belum lagi dia sekarang hanya melihat dengan satu matanya saja. Mata kirinya ditusuk oleh Momshiki Otsutsuki, dimana mata tersebut merupakan mata yang menyimpan Rinnegan. Itu artinya Sasuke kala ini sepertinya hanya sanggup menggunakan 50-70% dari kekuatannya.

Masih harus kita nantikan apa yang akan dilakukan oleh para petinggi shinobi Konoha menanggapi kondisi Naruto kala ini. Apakah mereka akan kembali memperketat penjagaan di pintu masuk, atau mereka memiliki strategi lainnya. Yang pasti ini sanggup menjadi peluang yang dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang siap menghancurkan kedamaian.

Featured image: wallpapercave.com

SUBSCRIBE US, CLICK:

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *