Ada Sejarah Kelam Dibalik Film Saving Private Ryan!

  • Share

Film Saving Private Ryan yang rilis di tahun 1998 disutradarai oleh Steven Spielberg. Plotnya mengikuti delapan tentara AS yang selamat dari pendaratan D-Day di Normandy, Prancis, dan kemudian menerima misi untuk melacak sesama prajurit. Cerita filmnya diadaptasi dari kisah Niland bersaudara yang bertugas di Angkatan Darat AS selama Perang Dunia II.

Dalam Saving Private Ryan, Kapten John H. Miller (Tom Hanks) memimpin Batalyon Penjaga Ke-2 di Pantai Omaha selama invasi Normandia. Dia secara ajaib selamat dari pengalaman itu, dan ia mengetahui tentang empat saudara kandung yang juga berpartisipasi dalam D-Day, dengan hanya satu dari mereka yang selamat, yakni seorang prajurit bernama James Francis Ryan (Matt Damon).

Jenderal George C. Marshall lalu meminta agar prajurit yang selamat harus dibawa kembali ke Amerika Serikat sebagai rasa hormat kepada ibunya. Miller ditugaskan untuk menemukan Ryan, dan meminta tujuh orang untuk misi tersebut. Dua bagian pertama dalam film Saving Private Ryan mengeksplorasi bahaya yang melekat pada misi Miller, dengan memperlihatkan Adrian Caparzo (Vin Diesel) dan Irwin Wade (Giovanni Ribisi) dibunuh oleh tentara Jerman.

Saat kelompok tersebut menemukan Ryan di Divisi Lintas Udara ke-101 di Ramelle, Prancis, Ryan menolak untuk meninggalkan rekan-rekannya sendiri, dan tetap mempertahankan jembatan, hingga menunggu bala bantuan. Kemudian pasukan Miller memutuskan untuk bekerja sama dengan mereka, dan bagian terakhir film ini memperlihatkan peperangan epik di Ramelle. James Francis Ryan akhirnya mengetahui bahwa saudara laki-lakinya, Sean dan Peter, terbunuh selama invasi Normandia, dan saudara laki-lakinya yang lain, Daniel, meninggal tak lama sebelumnya di New Guinea.

Karakter Ryan terinspirasi dari sosok pria bernama Frederick “Fritz” Niland. Ia merupakan warga asli Amerika yang tinggal di Tonawanda di New York. Niland adalah seorang tentara Amerika yang bertugas selama Perang Dunia II, dan dipulangkan setelah kematian saudara-saudaranya, Edward, Preston, dan Bob. Untuk tujuan dramatisasi, film Saving Private Ryan mengubah beberapa fakta yang sebenarnya.

Dalam kehidupan nyata, Fritz Niland memang bagian dari divisi Lintas Udara ke-101, dan mendarat di Normandia pada Hari-H. Selain itu, ia juga ingin tinggal bersama saudara-saudara setelah mengetahui bahwa ia akan dipulangkan. Kisah nyata Niland sedikit menyimpang dari film Saving Private Ryan, karena nyatanya, Niland secara aktif mencari saudaranya Bob, hanya untuk memastikan apakah saudaranya tersebut masih hidup atau tidak. Niland kemudian menemukan fakta lain bahwa Preston (saudara Niland) telah meninggal satu hari setelah Bob di Normandy di Crisbecq Battery, sebuah benteng Jerman yang akhirnya ditinggalkan.

Saving Private Ryan juga mengubah fakta yang terjadi, di mana saudara ketiga Niland, Edward, tidak terbunuh di New Guinea. Edward sebenarnya tidak terbunuh sama sekali. Namun, sebuah laporan muncul pada tahun 1944 bahwa dia meninggal di Burma setelah ditembak jatuh di hutan. Satu tahun kemudian, Edward dibebaskan dari kamp tawanan  Jepang dan pulang ke Amerika.

Laporan berita melalui WIVBTV tahun 2018 menawarkan lebih banyak informasi spesifik tentang Niland bersaudara. Menurut putra Edward, Preston, dan Bob terbunuh setelah menolak meninggalkan rekan-rekan tentaranya dan menyatakan, “Jika Anda tetap tinggal, saya akan tinggal.”

Keesokan harinya, Preston kehilangan nyawanya saat merawat seorang tentara yang terluka. Putra Edward mengakui bahwa “Spielberg salah” dalam Saving Private Ryan karena ayahnya memang pulang. Dia juga menjelaskan bagaimana kakek neneknya menunggu kembalinya Edward meskipun ada laporan tentang kematiannya yang tertulis seperti di bawah ini.

“Di meja makan, mereka akan mengatur tempat untuk ayahku. Mereka tahu dua saudara laki-laki lainnya, dua anak laki-laki mereka, sudah meninggal, tetapi mereka akan menyediakan tempat untuk ayahku, berharap dia akan pulang.”

SUBSCRIBE US, CLICK:

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *