One Piece: Berbagai Momen Besar Tanpa Kru Topi Jerami!

  • Share

Cerita di seri manga One Piece memang tidak diragukan lagi didominasi oleh cerita dari para kru Topi Jerami, khususnya Luffy, dalam petualangan mereka menuju Laugh Tale demi menemukan One Piece. Sedari awal cerita kita diperlihatkan bagaimana perjuangan mereka, buat mampu menuju Laugh Tale serta berbagai halangan dan rintangan yang harus mereka hadapi semasih perjalanan.

Namun, meskipun ceritanya berfokus para Luffy dan kru Topi Jerami, pada kenyataanya Oda Sensei juga pernah menghadirkan cerita tanpa melibatkan Luffy dan kru Topi Jerami. Memang amat jarang ini terjadi, namun semasih dua dekade berjalan ada beberapa momen dimana One Piece menghadirkan cerita heboh tanpa menghadirkan Luffy dan kelompoknya. Apa saja?

Kelompok Blackbeard Menyerang markas Pasukan Revolusi

Pasukan Revolusi merupakan salah satu kelompok yang paling dicari oleh Pemerintah Dunia. Mereka dianggap sebagai ancaman besar bagi dunia itu. Namun, sampai kali ini mereka tidak mampu menghadapi para Pasukan Revolusi, karena kekuatan yang dimiliki para anggotanya. Selain itu, mereka juga bergerak secara rahasia.

Onepiecetheories.com

Hampir tidak ada informasi yang memberikan petunjuk lebih lanjut perihal Pasukan Revolusi. Baltigo yakni sebuah wilayah tersembunyi yang juga menjadi markas dari Pasukan Revolusi. Namun, sayangnya, keberadaan markas Pasukan Revolusi ini mulai diketahui kelompok Blackbeard sesudah Jesus Burgess berhasil melacak posisinya. Akhirnya mereka pun menyerang dan menghancurkan markas Pasukan Revolusi tersebut.

Pengkhianatan Apoo

Sebelum Luffy tiba di Wano, kelompok bajak laut Apoo, Kidd, dan Hawkins, sempat menjalin sebuah kerja sama dengan tujuan buat menghancurkan salah satu Yonko yakni Shanks. Kidd sendiri mau menjalin kerja sama dengan kedua bajak laut tersebut karena merasa mereka memang memiliki tujuan yang sama. Namun, sayangnya Kidd dan Hawkins justru mendapatkan pengkhianatan besar dari Apoo.

12dimension.wordpress.com

Mereka berdua dijebak dengan berpura-pura pergi ke suatu tempat, dimana lokasi tersebut direncanakan akan menjadi lokasi pertempuran melawan Shanks. Namun, bukan Shanks yang muncul melainkan Kaido. Akhirnya mereka pun kalah telak, dan diketahui ternyata semua itu yakni rencana dari Apoo karena dia telah menjadi bagian dari kelompok Beasts.

Perang Balas Dendam

Cerita tentang perang balas dendam atau Payback War antara kelompok Blackbeard dan Whitebeard terjadi sesudah perang besar di Marineford. Menurut Marco, pertarungan ini dilakukan demi melindungi apa yang tersisa dari Whitebeard, sesudah sebelumnya kelompok Whitebeard mencoba buat mengambil alih berbagai hal atau wilayah yang menjadi kekuasaan Whitebeard.

Aminoapps.com

Namun, Marco dan yang lain tidak mampu menghadapi Blackbeard yang telah memiliki dua buah iblis sekaligus. Dan pada akhirnya, Marco dan kelompok Whitebeard lain pun kalah dalam pertarungan itu. Akibat hal inilah nama kelompok Blackbeard semakin dikenal di lautan dan juga menjadi perhatian Pemerintah Dunia. Bahkan, Blackbeard sendiri mulai dianggap sebagai salah satu Yonko.

Blackbeard Melawan Jewelry Bonney

Meskipun Oda Sensei dikenal karena cerita pertempuran bajak laut yang epik, namun tidak jarang Oda Sensei juga tidak menghadirkan peperangan epik tersebut atau tidak menghadirkan peperangannya secara detail alias off-screen. Salah satu contohnya yakni pertarungan antara Blackbeard melawan Jewelry Bonney.

Aminoapps.com

Pertarungan tersebut diduga karena adanya kaitan dengan kematian Ace. Bonney terlihat marah dan sedih kali melihat Ace tewas, dan mengatakan bahwa dia akan membalas dendam kepada seseorang. Meskipun tidak disebutkan siapa orangnya, namun kita kemudian diperlihatkan Bonney dan para krunya telah tidak berdaya. Bonney sendiri diperlihatkan diikat di tiang kapal.

Shanks vs Kaido

Apa yang tidak diperlihatkan dalam momen perang puncak di Marineford, nyatanya jauh lebih mengerikan dan lebih rumit dibandingkan dengan apa yang diperlihatkan. Bila bukan karena intervensi dari Shanks, bisa jadi perang besar di Marineford tersebut akan jauh lebih besar lagi skalanya. Hal ini dikarenakan Kaido kali itu juga hendak pergi ke Marineford dan ikut bertarung.

Onepiecetheories.com

Namun, seperti yang diperlihatkan di ceritanya, pertarungan tersebut sepertinya hanya berlangsung singkat mengingat Shanks dalam beberapa hari mampu tiba di Marineford, menahan serangan Sakazuki terhadap Koby, dan mengakhiri perangnya. Rasanya amat disayangkan bila pertarungan sebesar dan seheboh ini tidak ditampilkan.

Pertarungan Dua Admiral

Ketika para kru Topi Jerami sibuk dengan latihan mereka masing-masing pada kali time-skip semasih dua tahun berlangsung, dunia tidak berhenti sedikitpun. Bahkan, dunia One Piece terguncang amat hebat melebihi selagi kelompok Topi Jerami muncul. Salah satu momen epik yang terlewatkan oleh kru Topi Jerami dan juga para fans yakni pertarungan antara Sakazuki dan Kuzan.

Imgflip.com

Pertarungan epik demi memperebutkan jabatan Fleet Admiral ini berlangsung semasih tiga hari dan dengan kekuatan dahsyat keduanya, pertarungan itu benar-benar membuat Punk Hazard menjadi tempat yang mengerikan. Wilayah tersebut terbagi menjadi dua, wilayah dingin dan panas, dan dalam pertarungan ini juga Kuzan harus kalah.

Kekalahan Ace Dari Blackbeard

Sesudah kematian Thatch, Ace berusaha buat mengejar dan “menghukum” Blackbeard karenas udah membunuh rekannya sendiri. Meskipun sempat ditolak oleh Whitebeard, namun pada akhirnya Ace mampu pergi buat membalas kematian Thatch. Sesudah pencarian cukup lama, akhirnya Ace berhasil menemukan Blackbeard dan pertarungan pun tidak terelakan.

Pinterest.co.uk

Ace sempat unggul semasih beberapa kali, sebelum kemudian Blackbeard menggunakan kekuatan Yami Yami no Mi miliknya, yang membuat Ace tidak berdaya. Blackbeard tidak membunuh Ace, justru dia membawanya ke pihak angkatan laut, yang mana kemudian pihak angkatan laut berencana akan mengeksekusinya. Namun, kemudian Ace tewas demi melindungi Luffy.

SUBSCRIBE US, CLICK:

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *